
Lombok Utara – Pondok Pesantren Mamba’ul Bayan Nahdlatul Wathan (NW) kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Memasuki Tahun Ajaran 2026/2027, pondok secara resmi meluncurkan Program Intensif Bahasa Inggris yang dilaksanakan selama tiga bulan penuh sebagai program wajib bagi seluruh santri baru sebelum mengikuti proses pembelajaran akademik di kelas.
Program ini merupakan langkah strategis Pondok Pesantren Mamba’ul Bayan NW dalam membangun kemampuan komunikasi santri sejak dini. Selama tiga bulan pertama, seluruh santri akan difokuskan pada pembelajaran bahasa Inggris secara intensif agar memiliki keberanian, keterampilan, dan kepercayaan diri dalam berkomunikasi menggunakan bahasa internasional.
Untuk memastikan kualitas pembelajaran, Pondok Pesantren Mamba’ul Bayan NW menjalin kerja sama dengan PaduPetulum.id, sebuah lembaga yang berpengalaman dalam pengembangan pembelajaran bahasa Inggris. Melalui kolaborasi ini, para santri akan dibimbing langsung oleh tutor-tutor profesional dan berpengalaman dengan metode pembelajaran yang komunikatif, interaktif, dan menyenangkan.

Materi yang diberikan tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga menitikberatkan pada praktik nyata melalui daily conversation, pengayaan kosakata, pelatihan pengucapan (pronunciation), public speaking, presentasi, diskusi, hingga penerapan English Area, sehingga bahasa Inggris menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari santri di lingkungan pesantren.
Pimpinan Pondok Pesantren Mamba’ul Bayan NW, Ust. Kamah Yudiarto, menjelaskan bahwa penguasaan bahasa asing merupakan salah satu bekal penting bagi generasi muda Islam dalam menghadapi tantangan global.
“Kami ingin melahirkan santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama dan berakhlak mulia, tetapi juga memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang baik. Karena itu, sebelum memasuki pembelajaran reguler, kami memberikan fondasi yang kuat melalui program intensif selama tiga bulan. Kami optimistis, dengan pendampingan tutor berpengalaman dari PaduPetulum.id, para santri akan lebih percaya diri dan mampu berkomunikasi dalam bahasa Inggris.”

Program ini menjadi bagian dari visi besar Pondok Pesantren Mamba’ul Bayan NW untuk mencetak lulusan yang memiliki keseimbangan antara keunggulan spiritual, intelektual, karakter, dan kompetensi global. Dengan bekal bahasa Inggris yang baik, para santri diharapkan mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, berkiprah di berbagai bidang, serta menjadi generasi yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
Melalui inovasi ini, Pondok Pesantren Mamba’ul Bayan Nahdlatul Wathan semakin mempertegas posisinya sebagai pesantren modern yang terus bertransformasi, menghadirkan pendidikan berkualitas, serta mempersiapkan santri menjadi generasi Qurani yang berkarakter, berprestasi, dan berwawasan global.
“Belajar Hari Ini, Memimpin Dunia Esok Hari.”
Pondok Pesantren Mamba’ul Bayan Nahdlatul Wathan – Mencetak Santri Qurani, Cakap Berbahasa, dan Siap Mendunia.
![]() | Ust. Kamah Yudiarto, QH.,S.Sy.,S.SosPimpinan Yayasan |